Kekuatan dan Kelemahan (Dibalik) Pertalite

0

Meski belum genap 3 bulan diluncurkan, keberadaan Pertalite mulai mendapat perhatian dari masyarakat. Buktinya, permintaan SPBU untuk menyediakan Pertalite terus bertambah. Jika dilihat spesifikasinya, kualitas Pertalite memang lebih baik daripada Premium. Jumlah RON (Research Octane Number) Pertalite sebesar 90-91 dibandingkan dengan Premium yang hanya memiliki RON 88.

Harga Pertalite juga tidak berbeda jauh dengan Premium, yaitu Rp 8.400 per liter. Selain itu, karena memiliki RON lebih tinggi dari Premium, maka hasil pembakarannya juga lebih baik dari Premium, sehingga bisa menjaga kualitas lingkungan karena kadar gas emisi yang dikeluarkan lebih sedikit.

Berikut ini adalah spesifikasi Pertalite berdasarkan keputusan Dirjen Migas No. 313.K/10/DJM.T/2013, yaitu :

  1. Bilangan oktana : 90
  2. Stabilitas Oksidasi: 360 menit
  3. Kandungan sulfur : 0,05% m/m atau setara 500 ppm
  4. Tidak ada kandungan timbal
  5. Tidak ada kandungan logam
  6. Kandungan oksigen 2,7 % m/m
  7. Warna hijau

BBM Pertalite Bisa Hemat Biaya Produksi Mobil

Perwakilan Gaikindo atau Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menyatakan dukungannya terhadap Pertalite. Jika ada BBM dengan RON 90 maka itu mendekati standar internasional, sehingga bisa lebih menghemat biaya para agen pemegang merek (APM) dalam memproduksi kendaraan yang akan diekspor, khususnya ke negara-negara Timur Tengah.

Jika kualitas bahan bakarnya tidak mendukung, maka pabrikan akan mmbuat dua jenis standar emisi, yaitu Euro 2 dan Euro 4, dan ini akan membutuhkan biaya besar. Artinya, secara tidak langsung, keberadaan Pertalite bisa menghemat biaya produksi mobil.

Kekurangan Pertalite

Meski memiliki banyak kelebihan, namun Pertalite juga memiliki kekurangan, yaitu tidak banyak jenis kendaraan yang bisa memakai Pertalite. Sebab, banyak jenis kendaraan di Indonesia yang memiliki spec minimum RON 91-93, sedangkan RON Pertalite adalah 90.

Jenis kendaraan yang menggunakan spec bahan bakar dengan nilai RON 91-93 diantaranya Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Kijang Innova, Honda Jazz, dan Suzuki Ertiga. Sehingga kendaraan jenis tersebut harus menggunakan Pertamax RON 92 atau Pertamax Plus dengan RON 95. (berbagai sumber)