Digital Manufacturing Technology Makin Diminati

0

Teknologi kini bukan lagi barang mewah, melainkan bagian dari kebutuhan. Buktinya, banyak produsen yang melengkapi produk mereka dengan teknologi terbaru. Uniknya, pasar Indonesia masih menjadi pasar potensial dan ini terlihat dari banyaknya permintaan. Permintaan  meningkat jika teknologi tersebut dibalut dengan kreatifitas.

Salah satu contoh teknologi yang dibalut kreatifitas adalah produk-produk hasil industry otomotif yang hampir tiap tahun diberi facelift untuk menarik konsumen dengan desain lebih fresh. Pesatnya perkembangan produk-produk tersebut tidak lepas dari perkembangan teknologi manufaktur secara digital dan bantuan peralatan yang didekasikan untuk membantu mempercepat proses pengembangan produk tersebut. Di antaranya adalah mesin-mesin 3D Scanning dan 3D Printing yang semakin berkembang dan makin dikenal di Indonesia. Meskipun perkembangan teknologi 3D Scanning dan 3D Printing juga termasuk pesat, namun masih banyak orang yang belum mengenal baik kedua teknologi ini.

3D Scanner adalah perangkat yang digunakan untuk menangkap objek dunia nyata atau lingkungan untuk menghasilkan data digital tentang bentuk, tampilan dan tekstur suatu objek. Data yang terkumpul kemudian dapat digunakan untuk membangun model tiga dimensi digital. Teknologi 3D Scanner pun bervariatif dengan sistim pemindaian yang berbeda seperti Photogrametri dan Laser yang masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangannya. Setelah diperoleh data 3D digital dari 3D Scanner, data 3D digital ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan desain dari produk atau untuk segera digunakan untuk proses manufaktur dan produksi massal.

Alat lainnya adalah teknologi 3D Printing yang merupakan proses untuk membuat objek konkrit 3 dimensi dengan bentuk apapun dari model digital yang ada. 3D Printing atau yang dapat disebut juga Additive Manufacturing karena proses pembentukan objek dengan cara menumpuk-numpuk profil potongan sebuah objek pada profil potongan pada layer sebelumnya. Sebagai gambaran, bila kita print sebuah gambar lingkaran pada kertas dengan printer kita dan gambar lingkaran tersebut kita print berulang-ulang dan kemudian ditumpuk maka gambar lingkaran tersebut akan membentuk sebuah tabung. Dengan gambaran tersebut, kertas sebagai layer atau lapisan tempat sebuah profile atau gambar potongan dicetak. Dengan adanya 3D Printing, kita dapat menghasilkan mock-up atau prototype sebuah benda yang sudah di 3D Scan atau dari desain yang dibuat dengan menggunakan software 3D modeling secara akurat.

Seperti yang telah disebutkan di atas, aplikasi kedua teknologi ini salah satunya adalah pada industri otomotif yang merupakan salah satu bidang dari desain produk. Dengan 3D scanner, bentuk konsep yang telah diukir atau dibentuk sebelumnya dapat diperoleh data digitalnya dalam waktu yang sangat singkat. Yang kemudian data digital tersebut dapat digunakan untuk proses pengembangan selanjutnya dengan memanfaatkan software 3D modelling dan bentuk konsep berikutnya dapat diperoleh dengan memanfaatkan 3D Printing yang kemudian dapat langsung dievaluasi hanya dalam hitungan jam saja. Sehingga dengan memanfaatkan ke dua teknologi ini akan sangat membantu mempercepat waktu proses pengembangan produk dalam tahapan evaluasi maupun manufacturing dan dapat diperoleh hasil yang akurat dan presisi sesuai dengan desain. Dengan diperolehnya percepatan pada saat tahapan pengembangan produk, maka peningkatan produktivitas dapat dicapai dengan semakin banyaknya desain yang dapat dihasilkan dalam satu periode.

Aplikasi kedua alat ini tidak terbatas pada desain produk saja. Dalam dunia medis, kedua alat ini sudah membantu dokter bedah untuk dapat merencanakan pembedahan sebelum masuk ruang operasi. Industri hiburan juga memanfaatkan alat-alat ini dalam produksi film dan video game. Bidang-bidang lainnya juga memanfaatkan kedua teknologi ini seperti jewelry, alas kaki, prosthetic, arsitektur, aerospace, geografi dan topografi, sebagai alat dokumentasi artefak budaya, dan banyak aplikasi lainnya. Dengan banyaknya bidang yang dapat diaplikasikan dan percepatan waktu yang mengikuti seiring perkembangan teknologi digital, 3D Scanning dan 3D printing maka arus masuknya produk ke pasar akan semakin cepat dan variatif untuk memenuhi kebutuhan konsumen.