Handphone Android Banyak Diminati




androidBanyaknya ponsel Android baru keluaran vendor lokal maupun global, membuat pasar handphone android semakin bergairah. Sebelum membeli ponsel Android, calon pembeli harus memperhatikan hal-hal yang mempengaruhi nilai purna jual ponsel Android tersebut, mulai merek / type hingga sistem operasi (OS). Menurut Kevin Widjanarko, owner Mobile Phone Shop, calon pembeli lebih menyukai ponsel yang sudah men-support Android OS Froyo (2.2) dan Gingerbread (2.3) dibanding Eclair (2.1), terlebih untuk ukuran ponsel smartphone, platform Android paling tinggi saat ini adalah Gingerbread (2.3).

Karena itu, pengguna ponsel Android lebih baik memperhatikan upgrade berkala OS-nya. Vendor ponsel juga menjadi perhatian, sebab ada vendor yang sangat lama mengeluarkan upgrade OS androidnya, berbeda lagi jika ponsel itu didukung oleh komunitas yang gemar ngoprek OS. Untuk purna jual Handphone Android, kondisi fisik dan OS yang bagus, nilai jual ponsel Android diprediksi hanya turun 30 persen dibanding harga gres.

Merek sangat berpengaruh, untuk ponsel Android buatan vendor lokal, meski kondisinya bagus, harga jual secondnya bisa turun sampai 50 persen, sebab mayoritas untuk fungsional bikinan lokal kurang begitu diminati pasar, misalnya sensitivitas touchscreen, hingga upgrade OS yg terbatas kemampuan nya Harga jual ponsel second Android tetap tinggi, salah satunya jika dalam ponsel tersebut sudah banyak diinstal aplikasi.

Tidak sedikit pembeli ponsel android second adalah orang yang masih awam Android, mereka tidak ingin repot, karena itu banyaknya fasilitas aplikasi terbaru juga menjadi pertimbangan harga jual ponsel Android. Untuk ponsel android CDMA second harga jualnya akan tetap tinggi bila sudah sepaket dengan inject nomor, sedangkan untuk ponsel GSM, kebanyakan pembeli lebih melirik berdasarkan merek.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*