Prospek Investasi Industri Kreatif

0

aSesuaikan dana yang Anda punya dengan bidang industri kreatif yang akan Anda pilih, belajarlah untuk investasi dalam skala kecil terlebih dahulu jika belum berpengalaman.

Dalam industri kreatif, ide dan kreativitas merupakan komoditas utamanya, bukan hanya sekedar menghasilkan produk yang bisa memenuhi permintaan pasar. Mulai ide bisnis ojek payung yang menjamur disaat musim hujan tiba, hingga perusahaan sebesar Microsoft yang menggerakkan sebagian besar hardware komputer diseluruh dunia dengan softwerenya, sungguh merupakan ide bisnis yang luar biasa. Pendapatan yang diperoleh bos ojek payung dan bos Microsoft mungkin berbeda jauh, namun keduanya memperoleh keuntungan yang menggiurkan dari ide bisnisnya ini, bahkan jika dikembangkan lebih lanjut mereka akan menuai keuntungan yang tak terbatas.

Banyaknya pebisnis yang bergerak dalam Industri kreatif, saat ini mulai banyak bermunculan, kadang produk mereka membutuhkan modal yang tidak sedikit untuk mengemnbangkannya. Saat ini banyak pelaku industri kreatif yang membutuhkan tangan-tangan investor untuk ide-ide kreatif dalam pengembangan bisnisnya. Bayangkan jika ide-ide yang mereka miliki selama ini bisa berkolaborasi dengan para investor yang mau berinvestasi dalam bisnisnya, tentunya akan ada barter ide dengan uang disini. Tapi kenyataannya hanya sedikit investor yang mau menanamkan investasinya, padahal prospek untuk investasi untuk Industri Kreatif ini cukup cerah.

Berbeda dengan karakteristik industri pada umumnya, Industri Kreatif merupakan kelompok industri yang terdiri dari berbagai jenis industri yang masing-masing memiliki keterkaitan dalam proses pengeksploitasian ide atau kekayaan intelektual menjadi nilai ekonomi tinggi yang dapat menciptakan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan. Industri Kreatif dibagi dalam bidang Arsitektur, Desain, Fesyen, Film, Video, Fotografi, Kerajinan, Layanan Komputer dan Piranti Lunak, Musik, Pasar Barang Seni, Penerbitan dan Percetakan, Periklanan, Permainan Interaktif, Riset & Pengembangan, Seni Pertunjukan, serta Televisi dan Radio.

Kreativitas memegang peranan sentral sebagai sumber daya utama dalam industri ini, Industri Kreatif lebih banyak membutuhkan sumber daya ktearif yang berasal dari kreativitas manusia daripada sumber daya fisik. Namun demikian, sumber daya fisik tetap diperlukan terutama dalam peranannya sebagai media kreatif. Pendanaan atau modal yang diperlukan dalam Industri ini sering kali menjadi penghambat mereka untuk mengembangkan usahanya, padahal ide atau produk-produk yang mereka ciptakan memiliki prospek yang sangat bagus untuk dipasarkan. Investor yang tidak terbiasa menanamkan investasinya dalam bisnis ini, biasanya ragu untuk mengeluarkan dananya.

Bagi pemodal atau investor yang tahu akan hal ini, peluang kerjasama bisnis kian gencar dicari. Bisnis yang sedang tren saat ini adalah bisnis kreatif, di setiap penjuru negeri ini kreativitas adalah barang mahal. Kerja cerdas, bukan kerja keras, tidak setiap orang memiliki karakter demikian. Kerjasama investor dengan pelaku industri atau bisnis kreatif ini bisa dilihat di beberapa kota besar yang ada di Indonesia. Seperti halnya kota bandung, kota kembang ini menjadi proyek percontohan industri kreatif di Asia Pasifik, yang sejajar dengan Inggris. Di Bandung industri kreatif tumbuh subur, mulai dari mode pakaian hingga film, yang mendatangkan keuntungan bagi pelakunya.

Banyak lomba atau kompetisi yang diadakan investor untuk menjaring pelaku-pelaku industri kreatif yang usahanya memiliki prospek untuk dikembangkan. Bahkan mereka berani mengucurkan investasi yang sangat besar, agar bisa melakukan kerjasama dengan mereka untuk membuat produk yang diterima pasar. Jika Anda tertarik untuk menjadi investor dalam industri ini, Anda bisa mempelajari terlebih dahulu, apakah produk mereka prospek untuk dikembangkan dan bisa diterima pasar. Sesuaikan dana yang Anda punya dengan bidang industri kreatif yang akan Anda pilih, belajarlah untuk investasi dalam skala kecil terlebih dahulu jika belum berpengalaman.