Peluang Bisnis Di Tangan Teknopreneur

0

a1

Siapapun bisa menjadi Teknopreneur, apapun teknologi yang Anda kuasai, Anda bisa mengolahnya menjadi sesuatu yang bernilai untuk diapresiasi orang lain.
Peningkatan nilai bisnis yang berbasis inovasi teknologi sangatlah tinggi, pebisnis-pebisnis yang bermain dalam kategori ini menjadi pemain utama dalam dunia bisnis. Bisnis-bisnis berbasis teknologi yang menjadi raksasa, selalu dimulai dari skala bisnis yang sangat kecil atau dari hasil riset. Kekuatan inovasi produk dan model bisnisnya mampu menumbuhkan bisnis-bisnis tersebut secara cepat dan berkesinambungan. Bentuk produk dan peluang bisnisnya, terletak pada kepiawaian seorang Teknopreneur, di tangannya kekuatan inovasi dan teknologi mampu unggul dalam persaingan bisnis.

Teknopreneur merupakan entrepreneur yang mengoptimalkan segenap potensi teknologi yang ada, sebagai basis pengembangan bisnis yang dijalankannya. Untuk menjadi Teknopreneur haruslah mempunyai basic tentang teknologi dan basic tentang kewirausahaan, untuk melahirkan serta mengembangkan usaha dan produknya  Bagi teknopreneur modal bukanlah kendala utama, karena diluar bidangnya ini banyak investor-investor memburu setiap ide yang dia punya, untuk melahirkan sebuah produk dan mengembangkannya sebagai lahan bisnis. Tak jarang investor ini berburu Teknopreneur dan Startup keberbagai belahan dunia.

Startup atau perusahaan rintisan berbasis teknologi internet, semakin menjamur di berbagai belahan dunia, begitu juga dengan Indonesia. Silicon Valley adalah sebuah kawasan di daerah California AS, tempat beragam industri IT (Teknologi Informasi) berkumpul untuk menjalankan aktivitas bisnisnya, yang juga berawal dari startup. Anda mungkin tidak asing dengan nama-nama besar ini, seperti Adobe, Apple, eBay, Google, Yahoo, Intel, HP, Facebook, dan lain sebagainya, mereka ini lahir dari kawasan Silicon Valley, dengan usaha berbasis Technopreneursip.

Kalau di Indonesia kita mengenal Kaskus dan Koprol yang di akuisisi oleh Yahoo, sebenarnya masih banyak Teknopreneur yang bergerak di bidang inovasi teknologi ini, baik dalam skala kecil maupun besar. Pembuatan CD tutorial, Ring Back Tone(RBT), pembuatan permainan dan aplikasi untuk komputer tablet dan smartphone, Anti Virus, situs Jual Beli online, serta jasa pengembalian data yang hilang dan pembayaran online, merupakan contoh beberapa produk dari inovasi teknologi yang diciptakan oleh seorang Teknopreneur. Pasar yang begitu besar dan tren dari penggunaan teknologi yang semakin meningkat adalah sebuah peluang yang harus dimanfaatkan.

Teknologi di bidang IT saat ini menjadi kebutuhan yang utama dan pertama diberbagai belahan dunia. Di Indonesia penggunaan teknologi informasi saat ini merupakan salah satu penunjang sukses dari sebuah bisnis, artinya jika perusahaan-perusahaan itu memanfaatkan teknologi maka perusahaan itu akan tambah berkembang dan tumbuh. Bukan lagi khusus untuk pengembangan teknologi sebagai bisnisnya tapi lebih cenderung sebagai media untuk penunjang bisnis. Dengan melihat sedemikian besarnya jumlah konsumen, tentu akan terbuka lebar peluang mencari profit untuk negara yang mampu menguasai teknologi.

Seorang Teknopreneur harus mempunyai kemampuan  memanfaatkan keahlian atau disiplin ilmunya untuk bisnis, dengan cepat dan cermat menangkap peluang sebagai bisnis, mengubah invensi menjadi inovasi sehingga memiliki nilai profit yang tinggi, mempunyai ide ekstrem yang positif, serta menjawab kebutuhan masyarakat. Siapapun bisa menjadi Teknopreneur, tanpa harus terjebak apakah Teknopreneur itu adalah IT entrepreneur atau lainnya, apapun teknologi yang Anda kuasai, Anda bisa mengolahnya menjadi sesuatu yang bernilai untuk diapresiasi orang lain.