Hindari Sanksi, Segera Ajukan Tax Amnesty

0

Rasa ingin tahu masyarakat terhadap pelaksanaan Tax Amnesty ternyata sangat besar. Ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang ke Kelas Sosialisasi Tax Amnesty Pajak di Gedung KPP Pratama Surabaya Wonocolo, Jumat (19/8).

Dari kapasitas 25 kursi yang disediakan, hampir semuanya terisi penuh, padahal kegiatan sosialisasi ini dilakukan setiap hari kerja pada jam 09.00 dan 13.00. Banyak diantara mereka yang mempertanyakan keamanan property dan asset yang dilaporkan. Pengampunan pajak atau tax amnesty ini sendiri diyakini akan berimbas pada pulihnya pasar property karena banyak pengusaha akan mengalihkan investasinya. Bahkan ada salah seorang peserta yang merupakan pengusaha property mengaku masih wait and see dengan kebijakan tersebut.

Dengan tax amnesty, banyak yang berharap dana repatriasi. Banyak pembeli property yang batal membeli property, bukan karena mereka punya dana di luar negeri tapi karena mereka belum melaporkan asetnya sehingga belum bisa dipakai.

Memang, secara garis besar, pemerintah membagi tariff tebusan dalam dua kategori besar yaitu repatriasi dan deklarasi. Repatriasi asset adalah memindahkan asset dari luar ke dalam negeri. Perlakukan tarif tebusannya sama dengan deklarasi asset yang sudah dulu disimpan di Indonesia namun belum dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Pajak (SPT). Sedangkan tariff tebusan deklarasi asset yang tetap ditaruh di luar negeri akan lebih tinggi. Hal itu memberi kesempatan bagi pemohon tax amnesty untuk merepatriasi asetnya. Besaran tariff tersebut akan berbeda setiap periodenya. Periode pertama berlangsung Agustus-November 2016 untuk tebusan yang paling rendah. Periode kedua adalah Oktober-Desember 2016 dan terakhir pada Januari-Maret 2017.

 

Manfaat Tax Amnesty Bagi Masyarakat

Tax amnesty ditujukan untuk semua Wajib Pajak yang belum melaporkan asetnya. Baik itu masyarakat biasa, pelaku UMKM hingga pengusaha superkaya sekalipun. Keuntungan utama yang diperoleh masyarakat adalah bisa bebas dari pajak penghasilan, tidak terkena sanksi administrasi dan tidak terkena tindak pidana pajak. Bahkan ke depan, wajib pajak tersebut tidak lagi mengalami pemeriksaan Penyidik Pajak karena bebas dari pidana pajak dengan membayar 2 persen dari asset bersih yang dilaporkan.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, jika ada wajib pajak yang tidak mendaftarkan diri dalam pengampunan pajak, akan dikenai sanksi sebesar 200 persen dari PPh yang harus dibayarkan. Sehingga diharapkan agar masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut, terutama bagi mereka yang masih menyimpan dan harta dan asset di negara lain.

Berikut ini cara mendaftar Tax Amnesty :

  1. Hubungi helpdesk KPP tempat Anda terdaftar untuk mendapatkan informasi tentang tax amnesty.
  2. Ungkap dan bayar tebusan. Pembayaran tebusan bisa melalui e-billing.
  3. Sampaikan surat penyertaan harta beserta lampirannya ke KPP terdaftar atau Duta Besar tertentu.
  4. Dalam 10 hari kerja akan terbit Surat Keterangan Tax Amnesty. (noe)