Citra Produk Dalam Kemasan

0

a1Bahan, bentuk, serta desain sebuah kemasan produk yang bagus akan membuat citra positif bagi sebuah produk dan perusahaan.

Banyak produsen yang memandang remeh bahan, bentuk, dan desain sebuah kemasan, padahal ketika hal itu diperhatikan dengan baik akan memberikan pengaruh yang luar biasa pada pencitraan positif dari sebuah produk. Fungsi sebuah kemasan bukan hanya sebagai wadah atau pembungkus saja, kemasan sendiri sebenarnya adalah branding bagi sebuah produk atau perusahaan. Apapun jenis produk yang akan ditawarkan, ketika diberi merek dan dikemas secara baik, akan membuat konsumen lebih mudah dalam mengidentifikasi, membuat persepsi, serta meningkatkan rasa kepercayaan mereka untuk memakai atau mengkonsumsi produk tersebut.
Secara umum kemasan atau packaging adalah bagian terluar yang membungkus suatu produk,  dengan tujuan untuk melindungi produk tersebut. Bahan yang digunakan untuk sebuah kemasan beraneka ragam, mulai dari kertas, plastik, aluminium, dan sebagainya. Untuk menampilkan image atau citra positif sebuah produk, maka kemasan biasanya dibentuk atau di desain sedemikian rupa, sehingga pesan yang akan disampaikan akan dapat ditangkap oleh pemakai produk dengan baik. Kemasan dengan bentuk yang unik dan praktis akan disukai konsumen, selain lebih mudah untuk dibawa, juga tidak memakan banyak ruang untuk penempatannya.

Kemasan produk yang baik tidak hanya kuat dan tahan secara fisik, serta memiliki desain yang bagus, tapi juga harus memenuhi fungsinya untuk memberikan informasi yang benar kepada konsumen. Informasi yang dimaksud adalah segala sesuatu yang dipandang penting untuk diketahui oleh konsumen, dengan merujuk dan taat kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bagaimanapun harus diakui, bahwa ketertarikan seseorang terhadap sesuatu yang pertama  kali karena ada interaksi visual. Biasanya mereka lebih tertarik untuk membeli suatu produk karena tertarik dengan kemasannya, walau kualitasnya belum tentu bagus.

Branding dan kemasan membuat brand lebih kuat, dan tentunya menciptakan interaksi bagi konsumen atau pelangganya. Branding pada sebuah produk akan menunjukkan profesionalitas dan kualitas produk dan perusahaannya. Branding pada kemasan produk menggunakan Print Ad yang tentunya mengedepankan desain sebagai senjata utama. Banyak perusahaan yang mengadakan penelitian mengenai skema warna, desain dan tipe dari kemasan produk yang paling menarik untuk konsumen. Tak dipungkiri lagi desain yang menarik pada sebuah kemasan produk, memang membuat konsumen lebih memilih produk dari suatu branding yang menarik.

Sebagus apapun kualitas suatu produk tapi tidak diimbangi dengan desain kemasan yang bagus pula, maka akan tersaingi oleh produk kompetitor di pasaran yang menggunakan kemasan dengan bentuk dan desain yang bagus. Desain kemasan harus menampilkan kesan pertama yang kreatif dan mengesankan, dengan desain khusus yang akan menangkap perhatian orang awam ketika mereka baru pertama kali melihat produk yang ditawarkan. Branding sangat mempengaruhi konsumen untuk memilih suatu produk secara emosional sebelum dipikir secara rasional, karena otak sebelah kiri yang mengontrol emosi lebih cepat bereaksi.

Dengan melihat sebuah kemasan, konsumen sepintas dapat segera mengetahui produk yang dikemasnya. Hal ini dikarenakan adanya suatu ciri unik yang mudah dikenali atau ciri khusus yang sudah melekat pada kemasan produk tersebut. Ciri khusus unik tersebut juga sangat memudahkan konsumen untuk melakukan pembelian ulang. Bahan, bentuk, serta desain sebuah kemasan produk yang bagus akan membuat citra positif bagi sebuah produk dan perusahaan. Ketika sebuah produk sudah mendapat citra yang positif di mata konsumen, hal ini tentunya akan membantu meningkatkan pemasaran dan penjualan bagi sebuah produk.