Barter Ide Dengan Uang

0

a

Dalam industri kreatif, ide dan kreativitas merupakan komoditas utamanya, bukan hanya sekedar menghasilkan produk yang bisa memenuhi permintaan pasar.

Bagi seorang Creativepreneur, ide gila dan ide kreatif adalah amunisi utama untuk membuat kendaraan bisnisnya melaju kencang memimpin pasar.

Sebagian dari mereka berfikir, lebih baik kehabisan uang daripada kehabisan ide, bagi mereka ide-ide kreatif adalah syarat utama untuk lebih mudah dalam mengunduh pundi-pundi uang. Di satu sisi sebagian dari mereka juga berpikir bahwa, ide-ide kreatif itu bisa dibeli, apalagi dengan dukungan teknologi yang ada saat ini, membuat bisnis jual beli ide semakin mudah dan berkembang. Bagi Anda yang bisa melihat peluang ini, Anda bisa menukar ide-ide kreatif Anda dengan uang, sehingga akan membuat dompet Anda bertambah tebal.

Ide bisnis kerap kali mampir di benak Anda, tapi terkadang Anda hanya membiarkannya berlalu saja sesaat kemudian, padahal ide itu mempunyai suatu gagasan, manfaat, serta keuntungan yang besar jika dieksekusi. Mungkin Anda beranggapan tidak punya cukup waktu, modal, dan sumber daya manusia yang memadai untuk mengeksekusinya. Saat ini banyak investor yang berburu ide-ide kreatif dalam pengembangan bisnisnya, dimana ketika ide-ide itu dieksekusi akan mendatangkan banyak keuntungan baginya. Bayangkan jika ide-ide yang Anda miliki selama ini bisa berkolaborasi dengan para investor tersebut, tentunya akan ada barter ide dengan uang disini.

Dalam industri kreatif, ide dan kreativitas merupakan komoditas utamanya, bukan hanya sekedar menghasilkan produk yang bisa memenuhi permintaan pasar. Mulai ide bisnis ojek payung yang menjamur disaat musim hujan tiba, hingga perusahaan sebesar Microsoft yang menggerakkan sebagian besar hardware komputer diseluruh dunia dengan softwerenya, sungguh merupakan ide bisnis yang luar biasa. Pendapatan yang diperoleh bos ojek payung dan bos Microsoft mungkin berbeda jauh, namun keduanya memperoleh keuntungan yang menggiurkan dari ide bisnisnya ini, bahkan jika dikembangkan lebih lanjut mereka akan menuai keuntungan yang tak terbatas.

Banyaknya lomba atau kompetisi yang menjaring Start Up lokal, serta perusahaan swasta dan kementerian khusus dari pemerintah yang juga menjaring ide-ide bisnis dan memberikan dana untuk pembiayaannya, merupakan peluang yang terbuka lebar untuk mempromosikan ide bisnis Anda. Tak hanya itu saja, bagi Anda yang berkecimpung di dunia desain, penulisan naskah, fotografi, videografi, dan sebagainya, saat ini banyak perusahaan atau bidang usaha yang fungsinya memediasi insan-insan kreatif untuk menjual keahliannya. Mereka akan menjualkan ide kreatif dan eksekusi produk yang Anda lakukan kepada pihak ketiga yang membutuhkannya.

Untuk menjual ide bisnis Anda, tentunya ada beberapa langkah awal yang harus diperhatikan, agar bisa memikat investor dan mereka yang membutuhkan ide Anda. Fokuslah pada satu ide bisnis dulu, tulislah sebuah rencana bisnis dengan proyeksi dari market research untuk memastikan siapa target pasarnya, dari produk atau layanan yang akan anda ciptakan. Jelaskan bahwa ide Anda ini memiliki keunikan dan keunggulan dari produk yang sudah ada, atau merupakan sebuah produk baru yang belum pernah ada. Apakah produk dari ide bisnis yang Anda tawarkan memiliki manfaat yang dibutuhkan oleh orang banyak, serta memiliki nilai jual yang tinggi dipasaran.

Minimalisir segala resiko dan pertanyaan yang akan timbul dan membuat ide bisnis Anda tidak memiliki nilai jual yang tinggi. Bungkus ide Anda dengan narasi yang meyakinkan, bila pengalaman dan kredibiltas Anda belum terbangun, ada baiknya Anda mencari orang yang lebih berpengalaman untuk mengevaluasi, memberikan masukan, dan menjadi orang yang akan membawa dan mempresentasikan ide Anda. Jika Anda sudah mulai tertarik untuk menekuni bisnis jualan ide ini, mulailah untuk mencari ide baru atau mengingat kembali ide-ide lama Anda yang mempunyai suatu gagasan, manfaat, serta keuntungan luar biasa jika dieksekusi.