Asyiknya Bekerja Sebagai Freelancer

0

Seiring perkembangannya freelancer dapat dibedakan menjadi beberapa kategori atau tingkatan, mulai freelancer part time hingga freelancer entrepreneur.
aMenjadi seorang Freelancer merupakan pilihan hidup, saat ini Freelance bahkan menjadi gaya hidup bagi banyak orang yang ada di kota-kota besar di Indonesia. Banyak profesional muda yang memilih menjadi freelancer sebagai profesi dan mengembangkan karir dalam bidang yang dia tekuni. Bekerja sebagai freelance tidak hanya didapat melalui pilihan, ada juga yang melalui keterpaksaan yang menjadi pilihan hidupnya. Seseorang yang terkondisikan menjadi freelance ada kemungkinan awalnya tidak mengharapkan sebagai freelance. Berbeda dengan seorang karyawan, freelance benar-benar menjadi ladang kehidupan yang sesungguhnya, bagi seorang freelancer.

Freelancer merupakan orang yang menawarkan jasa dan keahliannya kepada para pemilik kerja, tanpa ada ikatan jangka panjang apapun. Bekerja sebagai freelancer dapat menjadi pilihan karir bagi mereka yang mendambakan kebebasan dan kepuasan dalam bekerja, karena mereka dibayar untuk melakukan hal-hal yang mereka suka dan kuasai. Di sini mereka tidak harus lulus dari pendidikan atau perguruan tinggi ternama. Seorang otodidak mungkin sama piawainya dengan mereka yang berpendidikan tinggi, dan sama pula peluangnya. Dunia freelance adalah kompetisi yang fair, yang menjadi dasar penilaian adalah kemampuan, kreativitas dan karya nyata.

Dunia freelance terdiri dari banyak jenis bidang pekerjaan, seperti designer, fotografer, videographer, creative director, programmer, penulis, translator, presenter, sales promotion, dan sebagainya. Pekerjaan yang mereka lakukan ada yang dikerjakan secara offline, dan ada pula yang dikerjakan secara online. Freelance memang identik dengan bekerja sendiri, cari proyek sendiri, hasilnya pun dinikmati sendiri. Padahal tidak selalu demikian, karena ada beberapa freelancer yang bergabung menjadi satu dalam sebuah tim. Freelance mempunyai kesepakatan tertulis yang mengatur hak dan kewajiban yang berkenaan dengan sebuah proyek, dari kliennya.
Sementara untuk sebagian freelance online lebih sering membuat kesepakatan lisan atau bahkan lewat chatting. Prinsipnya adalah kepercayaan, asal klien dan freelancer bisa saling percaya, proyek bisa langsung dieksekusi. Seorang freelancer menerima bayaran yang berbeda, tergantung kesepakatan awal dengan klien. Ada yang dihitung per jam, per hari, per halaman, ataupun per proyek yang sedang dikerjakan. Sistem pembayaran pun bervariasi, bisa full di depan, DP 50 persen, atau dibayar hingga proyek selesai. Karena hasil pekerjaan freelance berhubungan juga dengan hak kekayaan intelektual, seringkali karya mereka dinilai dengan harga yang cukup tinggi.
Seiring perkembangannya freelancer dapat dibedakan menjadi beberapa kategori atau tingkatan, mulai freelancer part time hingga freelancer entrepreneur. Freelancer part time atau paruh waktu merupakan karyawan atau pegawai yang bekerja freelance diluar jam kerja kantor atau perusahaan dimana mereka bekerja. Freelancer Entrepreneur adalah freelancer yang sudah mengembangkan kemampuannya hingga benar-benar menjadi seorang entrepreneur. Biasanya mereka sudah memiliki nama perusahaan yang sudah terdaftar, kantor atau studio sendiri, karyawan dan divisi-divisi khusus, dimana dia berperan sebagai pemilik perusahaan dan seorang manager.

Dalam tahap ini sebenarnya dia bukan lagi sebagai seorang freelancer tetapi sudah menjadi seorang ‘entrepreneur’. Yang termasuk dalam kategori ini belum tentu mereka freelancer yang sudah mapan, tetapi freelancer-freelancer yang memiliki jiwa wirausaha atau entrepreneur, dan selalu berpikir untuk bisa menghasilkan nilai tambah dari setiap apa yang mereka kerjakan. Menjadi seorang freelancer menjadi pilihan hidup yang akan beradaptasi menjadi gaya hidup. Keahlian dan kreativitas yang dimiliki seorang freelancer harus selalu dikembangkan, freelancer bisa memilih untuk menjadi freelancer sejati, atau menjadi freelancer entrepreneur.