Soundtrack game tahun 90-an

0

Playstation merupakan sebuah konsol keluaran Sony tahun 1994 yang booming pada tahun itu sampai awal tahun 2000. Banyak sekali game-game berkualitas yang dirilis untuk konsol tersebut, terutama game-game JRPG (Japan RPG) yang mendominasi. Dan ternyata untuk urusan musik, para developer game tidak main-main karena peran soundtrack sangat besar dalam menghidupkan soul sebuah game. Dari banyaknya soundtrack, TS mengambil beberapa yang dari segi musik sangat indah dan memorable. Bahkan masih cocok jika dipakai untuk game-game jaman sekarang.

17. The Best Is Yet To Come (1998)Game: Metal Gear Solid
Artist: Aoife Ní FhearraighQuote:Lagu ini muncul di awal-awal game dan juga menjadi ending theme game Metal Gear Solid. Ditulis oleh Rika Muranaka dan dinyanyikan dengan bahasa Irlandia oleh Aoife Ní Fhearraigh. Untuk musiknya memakai banyak elemen alat musik Eropa seperti perkusi, drum, bouzouki dan flute. Alunan musik dari alat-alat tersebut ditambah vocal Aoife yang mendayu-ndayu ala seriosa seolah-olah memberi ketenangan batin pada pemain setelah berjuang keras mengalahkan Metal Gear Rex dan Liquid Snake yang seolah-olah susah mati.

The Best Is Yet To Come:

16. One Winged Angel (1997)Game: Final Fantasy VII
Artist: Nobuo UematsuQuote:Bagi penggemar game FF VII pasti udah tahu siapa yang dimaksud One Winged Angel. Yup, Sephiroth. Lagu ini merupakan final boss theme game Final Fantasy VII dan semacam musik tidak resmi bagi Sephiroth. Irama musik orchestra racikan Nobuo Uematsu yang menghentak cepat dipadu dengan suara koor layaknya film horor menambah ketegangan saat player melawan final boss yang super sulit. Lagu ini juga muncul di OVA FFVII Advent Children dan menjadi lagu pembuka di Distant Worlds Returning Home Live 2010 di Jepang.

One Winged Angel:

15. Resident Evil 3 Ending Theme (1998)Game: Resident Evil 3 Nemesis
Artist: Masami UedaQuote:Lagu ini merupakan ending theme (credit & staff) game Resident Evil 3. Kalo secara musik sih hanya instrumentalia biasa, tapi cukup menggambarkan nasib penduduk Racoon City yang menyedihkan. Alunan piano yang cenderung lambat mendayu-dayu seolah semacam lagu pemakaman untuk mengiringi arwah para penduduk Racoon City setelah kotanya dibom nuklir oleh Umbrella Corp.

RE3 Ending theme:

14. Town Theme (1999)Game: Harvest Moon Back To Nature
Artist: Miyuki HomaredaQuote:Sebagai game farming RPG dan cenderung fun, tentu Harvest Moon memiliki banyak soundtrack yang cheesy dan riang. Tetapi dari banyaknya soundtrack, menurut TS hanyalah soundtrack Town Theme yang paling memorable. Lagu yang diaransemen oleh Miyuki Homareda ini akan selalu menemani player saat berada di kota.

Town Theme:

13. Hold You Still! -Dreaming Tank Buster- (1996)Game: Super Vehicle 001 Metal Slug
Artist: Tominaga MiinaQuote:Lagu ini muncul di ending bila game diselesaikan dengan mode 2 player. Genrenya lagu pop. Emang agak absurd juga mendengar lagu pop saat setelah menyelesaikan game yang penuh dengan tembakan dan ledakan dengan musik ala perang yang menggelegar. Tapi oleh developer lagu ini emang diperuntukkan untuk bad ending bagi game ini. Bisa dilihat dari pasukan musuh digambarkan masih hidup. Lagu ini dirilis dua versi, vocal version (versi PSX) dan instrumental version (arcade version). Kalau TS sih lebih milih yang versi ending 1 player dimana digambarkan pasukan musuh bergelimpangan mati semua.

 Hold You Still!!:

12. Liberi Fatali (1998)Game: Final Fantasy VIII
Artist: Nobue UematsuQuote:Lagu ini merupakan lagu opening FMV game fenomenal Final Fantasy VIII. Liberi Fatali dalam bahasa Inggris berarti Fated Children, yang merujuk pada takdir para anggota SeeD (terutama Squall). Liriknya ditulis oleh Taro Yamashita dan Kazushige Nojima. Musiknya merupakan perpaduan orkestra dan chorus dengan tempo cepat, seolah menggambarkan suasana peperangan yang kental dan sangat cocok mengiringi duel ikonik Squall dan Seifer di FMV tersebut. Sebuah FMV yang cukup membuat gamer Playstation kala itu ternganga.

 Liberi Fatali:

11. Small Two of Pieces (1998)Game: Xenogears
Artist: Joanne HoggQuote:Lagu ini merupakan ending dari game Xenogears keluaran Squaresoft. Dinyanyikan oleh artis dari Skotlandia, Joane Hogg yang dikomposeri oleh Yasunori Mitsuda. Dipilihnya Hogg karena developer ingin sebuah lagu tema yang mempunyai citarasa Irish yang kental lengkap dengan alunan flutenya. Banyak yang menganggap Mitsuda mencontek intro lagu Celine Dion, My Heart Will Go On, yang dirilis setahun sebelumnya. Tapi hal itu dibantah oleh Mitsuda karena lagu ini sudah dia tulis jauh sebelum premiere film Titanic, walau dia sendiri mengakui ada kemiripan.

 Small Two of Pieces:

10. Silent Hill Opening Theme (1999)Game: Silent Hill
Artist: Akira YamaokaQuote:Tidak bisa dibantah kalau Silent Hill merupakan game survival horror paling menyeramkan di Playstation. Hal ini juga didukung oleh tata musiknya yang sangat pas. Yang paling fenomenal tentu saja lagu opening FMV-nya yang dikomposeri oleh Akira Yamaoka, dimana beliau juga menggarap lagu-lagu game Silent Hill selanjutnya termasuk versi film layar lebarnya tahun 2006. Musik opening yang creepy khas game Silent Hill, menakutkan sekaligus indah. Tapi kalo TS boleh memilih, TS lebih suka musik yang dari Silent Hill 2 yang berjudul Laura dan Promise. Cuma sayang SH 2 game PS2 sehingga nggak TS masukkan di list.

Silent Hill opening theme:

9. My Favorite Game (1999)Game: Gran Turismo 2 (US version)
Artist: The CardigansQuote:Lagu ini merupakan lagu opening FMV game Gran Turismo 2 versi US. Ditulis oleh sang gitaris The Cardigans Peter Svensson dan vokalisnya Nina Persson. Banyak fans game ini yang memprotes penggantian lagu pembuka untuk versi US ini karena bagi kebanyakan fans, Moon Over The Castle yang fenomenal itu jauh lebih bagus. Tetapi menurut TS lagu My Favorite Game sudah lumayan bagus, dengan beat yang cukup cepat dipadu dengan suara Nina yang merdu, sangat cocok untuk mengiringi para gamer dalam memacu mobil andalannya. Yah walau TS sendiri juga lebih memilih Moon Over The Castle.

My Favorite Game:

8. It’s Only Us (1999)Game: FIFA Soccer 2000
Artist: Robbie WilliamsSebenarnya lagu ini merupakan single yang berada satu album dengan single She’s The One. Kemudian oleh EA dijadikan soundtrack FIFA Soccer 2000, tetapi Robbie mengajukan syarat, klub sepakbola milik Robbie Williams, Port Vale FC juga dimasukkan dalam game. Robbie adalah pemegang saham terbesar bagi klub liga Inggris yang berada di League One tersebut. Saat peluncurannya lagu ini langsung mencapai top hits di Inggris dan bisa dibilang, lagu ini termasuk lagu soundtrack FIFA Soccer terbaik yang pernah ada.

It’s Only Us:

7. Tsu~Ba~Sa (1998)Game: Lunar: Silver Star Story Complete
Artist: Kyōko HikamiQuote:Lagu ini muncul di opening FMV game, dinyanyikan oleh Kyoko Hikami dengan iringan musik arahan dari Noriyuki Iwadare. Karena game-nya sendiri merupakan game remake berjudul serupa untuk Sega Saturn tahun 1996, Noriyuki juga mengaransemen ulang lagu-lagunya, sehinggal total ada 100 lagu yang diaransemen. Lagu ini sangat indah, dan benar-benar menggambarkan semangat Alex dan Luna dalam berpetualang mencari dunia baru. Banyak pengemar JRPG yang sepakat, lagu ini termasuk lagu JRPG terindah yang pernah ada. Untuk versi US-nya berjudul Wings, yang dinyanyikan oleh Jennifer Stigile.

 Tsu~Ba~Sa:

6. Add’ua ~Prayer~ (1998)Game: Tenchu: Stealth Assassins
Artist: Yui MurasaQuote:Penggemar game stealth Tenchu pasti sudah tidak asing lagi dengan lagu ini. Add’ua merupakan lagu opening FMV game ini. Lagu yang kental nuansa feodal Jepang lengkap dengan alunan koto dan shamisen dipadu dengan musik modern arahan Noriyuki Asakura, terasa sangat pas dengan soul game yang bersetting jaman feodal. Cuma mungkin banyak yang belum tahu kalau lagu ini bukanlah berbahasa Jepang, tetapi berbahasa Afrika Barat. Entah apa maksud Noriyuki. Tapi yang jelas lagu ini memang sangat epik.

Add’ua:

5. Eyes On Me (1998)Game: Final Fantasy VIII
Artist: Faye WongQuote:Sebenarnya ada dua versi lagu ini di game-nya yaitu versi pop yang muncul di tengah-tengah game dan versi orkestra yang merupakan ending. Lagu ini ditulis oleh Someya Kako dan dinyanyikan oleh biduan Hong Kong, Faye Wong dimana dia dipilih langsung oleh sang komposer Nobuo Uematsu karena menurut Nobuo, Faye punya aura yang sesuai dengan soul gamenya. Walau TS nggak setuju, tapi para JRPG mania banyak yang sepakat kalau lagu ini merupakan lagu Final Fantasy terbaik yang pernah ada. Faktanya memang lagu ini sangat romantis dan indah, dan merupakan soundtrack game pertama yang memenangkan perhargaan 14th Annual Japan Gold Disc th 1999 dan Song of The Year versi Western Music tahun 2000.

 Eyes On Me:

Quote:4. Melodies of Life (1999)Game: Final Fantasy IX
Artist: Emiko ShiratoriQuote:Walau banyak yang bilang Eyes On Me adalah lagu terbaik FF, menurut TS, Melodies of Life adalah lagu final Fantasy paling indah. Lagu ini merupakan mahakarya terakhir sang maestro Nobuo Uematsu buat konsol Playstation. Walau tidak se-wah Eyes On Me yang diiringi suara orkestra, lagu ini cukup anggun menggambarkan romantika percintaan antara Zidane dan Garnett. Versi Jepangnya ditulis oleh Hiroyuki Ito dan versi Inggris oleh Alexander O Smith. Kedua versi bahasa dibawakan sangat sempurna oleh biduan Jepang, Emiko Shiratori.

Spoiler for Melodies Of Life – English Version:

3. Moon Over The Castle (2000)Game: Gran Turismo 2
Artist: Masahiro Andoh Quote:Gran Turismo selalu memiliki dua versi opening song untuk versi Jepang dan Inggris. Untuk versi Inggris selalu menggunakan lagu dari band yang berbeda-beda tiap serinya, sedang yang versi Jepang selalu menggunakan satu judul lagu, yang merupakan soundtrack game ini yang seungguhnya yaitu Moon Over The Castle, gubahan Masahiro Andoh. Dari semua versi seri Gran Turismo, menurut TS versi Gran Turismo 2 adalah yang terbaik. Dengan intro piano yang melankolis kemudian langsung disusul irama cepat gitar listrik khas musik rock Jepang, membuat lagu ini sangat pas untuk soundtrack game balab sehebat Gran Turismo. Bahkan para fans game ini (termasuk TS) menganggap Moon Over The Castle versi GT 2 adalah yang terbaik.

Moon Over The Castle ~ GT 2:

2. Scars of Time (2000)Game: Chrono Cross
Artist: Yasunori MitsudaQuote:Tak bisa dipungkiri, Yasunori Mitsuda adalah komposer musik game terhebat setelah Nobuo Uematsu. Berbeda dengan Uematsu yang cenderung menyukai musik orkestra, Mitsuda memilih memasukkan elemen mediterania, celtic, fado dan Afrika dalam setiap karyanya, tak terkecuali dalam game Chrono Cross. Semua lagu yang menjadi BGM sangat kental dengan nuansa mediterania dan Afrika. Scars of Time yang menjadi opening FMV berhasil digubah oleh Mitsuda yang dengan pintarnya, mampu memadukan semua elemen musik tersebut, sehingga berhasil menciptakan sebuah opening score yang sangat indah dan nyaris sempurna.

 Scars of Time:

1. Aria di Mezzo Carattere (1994)Game: Final Fantasy VI
Artist: Nobuo Uematsu, Yoshinori KitaseQuote:Sebenarnya FF VI merupakan game keluaran SNES, kemudian diremake tahun 1999 berikut semua BGM-nya. Lagu ini bukanlah lagu opening atau ending tapi lagu BGM sebuah scene di game-nya, yaitu scene opera yang diperankan oleh Celes. Aria di Mezzo Caraterre dalam bahasa Inggris berarti adalah “Aria of a Half Character”, merujuk pada Celes yang memerankan tokoh Maria. Walau masih ada rasa musik midi ala game 16 bit, tapi nuansa kesedihan dalam lagu ini sangat dalam dan bisa bikin bergidik merinding, seolah-olah mencerminkan suasana hati Maria, yang memendam kerinduan pada sang kekasih, Draco. Lagu ini juga muncul di scene kematian Aerith di FF VII, dengan aransemen ulang yang lebih modern. Banyak versi remake lagu ini yang beredar, tapi bagi TS versi original-nya yang paling baik walau masih musik 16 bit.

Aria di Mezzo Caraterre:

 

 

SHARE
Previous articleBerkebun dilahan sempit
Next articleHandphone Jadul