Bhin-bhin, Atung, dan Kaka, si Maskot Asian Games 2018




Bhin-bhin, Atung, dan Kaka, si Maskot Asian Games 2018. Siapa yang sudah siap jelang Asian Games tahun depan? Asian Games yang kali ini menjadi kali kedua diadakan di Indonesia setalah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 1962. Gelaran olahraga se-Asia Tenggara ini tentu tidak terlepas dengan peran “maskot” yang selalu berbeda di setiap penyelenggaraannya. Kali ini, Indonesia mempersembahkan tiga maskot resmi Asian Games 2018, Bhin-bhin, Atung dan Kaka.

Bhin-bhin, Atung, dan Kaka merupakan ilustrasi tiga satwa Indonesia yaitu burung cendrawasih bernama “Bhin Bhin”, rusa bawean bernama “Atung”, dan badak bercula satu bernama “Ika”. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengaku seharusnya peluncuran maskot baru Asian Games 2018 harusnya sudah rilis di Juni 2016 lalu.

Yuk kenalan dengan ketiga maskot tersebut:

1. Bhin-bhin

 

Seekor burung Cendrawasih (Paradisaea Apoda) yang menyimbolkan “strategi”. Bhin Bhin mengenakan rompi dengan motif Asmat dari Papua.

Burung cendrawasih merupakan burung yang tersebar di Pulau Irian dan Pulau Aru, Indonesia. Cendrawasih dijuluki burung dari surga karena keindahan bulunya dan memiliki keunikan karena saat tidur, posisinya terbalik seperti kelelawar.

 

2. Atung

Seekor rusa Bawean (Hyelaphus Kuhlii) yang menyimbolkan “kecepatan”. Atung mengenakan sarung dengan motif tumpal dari Jakarta.

Rusa bawean adalah binatang yang hanya tersebar di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur, dan merupakan hewan nokturnal (lebih aktif di malam hari).

 

3. Kaka

Seekor badak bercula satu (Rhinoceros Sondaicus) yang menyimbolkan “kekuatan”. Kaka mengenakan pakaian tradisional dengan motif bunga khas Palembang.

Badak bercula satu merupakan binatang yang hanya bisa ditemui di Ujung Kulon, Indonesia dan merupakan mamalia terlangka di dunia karena kini hanya tersisa 50-60 ekor.

 




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*