ACTION FIGURE SEBAGAI BARANG KOLEKSI




Ragam hobi memang unik dan bermacam, terkadang harus merogoh kocek yang dalam untuk memuaskannya. Mengoleksi Action a1Fifure bagi sebagian orang merupakan hobi yang sangat mengasyikkan, apalagi jika Action Figure yang mereka koleksi merupakan idola mereka, dan diproduksi dalam jumlah yang terbatas. Action Figure merupakan mainan, berbentuk figur atau karakter tokoh, yang terbuat dari plastik atau material lainnya. Tokoh yang dibuat karakternya bisa diambil dari film, komik, video game, tokoh politik, atlit, artis dan lain sebagainya, baik itu dengan karakter protagonis maupun karakter-karakter yang antagonis, dalam sebuah cerita.

Menurut Yohanes, Marketing Manager Multi Toys ā€˜Nā€™ Game, awalnya action figure dibuat hanya untuk pasaran anak-anak, kemudian action figure telah berkembang menjadi sebuah barang koleksi bagi para kolektor dewasa dan telah diproduksikan secara spesifik untuk orang dewasa. Awalnya mereka mengoleksi hanya untuk tujuan dekoratif saja, namun saat ini beberapa orang mengoleksi action figure karena menggandrungi karakter tokoh dalam sebuah film. Banyak juga dari mereka yang mengoleksi karena ingin mendapatkan nilai lebih dari koleksi action figure mereka, mereka mengharapkan harga yang tinggi setelah beberapa tahun kemudian, apalagi untuk action figure yang diproduksi terbatas.

Di Indonesia sendiri tidak banyak karakter tokoh lokal yang bisa dijadikan action figure, meskipun ada, tapi masih terlalu sedikit yang menggandrungi tokoh tersebut. Tidak seperti halnya di dalam negeri, di luar negeri seperti Amerika dan Jepang memiliki banyak karakter tokoh protagonis dan antagonis, yang sering dijadikan action figure. Harga sebuah action figure ini mulai puluhanribu, sampai dengan puluhan juta rupiah, tergantung dari bahan dan eksklusivitas produksinya. Dalam mengoleksi action figure ini juga memerlukan perawatan khusus, nilai sebuah action figure akan berkurang jika terdapat perubahan warna
yang menutupi seluruh permukaan action figure.