Menikmati Wisata Kuliner Pasuruan

a1Bipang merupakan jajanan terbuat dari beras yang dipanaskan dengan suhu tinggi sampai mekar, kemudian dicampur dengan gula yang telah dicairkan dan vanili, setelah itu di cetak dan dipotong-potong.Sebagai kota bandar kuno Pasuruan mempunyai banyak bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda, yang hingga kini tetap lestari dan terjaga keasliannya. Jarak antara Surabaya dengan Pasuruan sekitar 75 Km, atau kurang lebih 2 jam perjalanan menggunakan Bus. Selain terkenal dengan wisata alam, sejarah, religi dan cagar budaya, Pasuruan memiliki wisata kuliner yang tidak kalah menariknya dengan kabupaten lain yang ada di Jawa Timur. Bagi Anda pecinta dan penikmat kuliner yang belum pernah mengunjungi dan menikmati wisata kuliner Pasuruan, Anda bisa menjadikan info ini referensi kuliner bagi Anda dan keluarga.

Pasuruan memiliki banyak sekali makanan tradisional yang khas, seperti Lontong Balap Bumbu Kuning, Rawon, Kupang dan Sate Kerang, Bipang, Klepon, Cenil, Lupis, dan lain sebagainya. Bagi Anda warga Surabaya tentunya sudah tidak asing lagi dengan menu Lontong Balap, tapi beda lontong balap disini memiliki bumbu dan kuah yang berwarna kuning, namanya Lontong Balap Bumbu Kuning. Mungkin karena bumbu yang digunakan menggunakan kunyit sehingga membuat tampilannya  berwarna kuning, untuk pelengkapnya sama seperti lontong balap pada umumnya, ada irisan lontong, lento dan petis.

Bagi Anda penyuka Rawon menikmati makanan yang terbuat dari kluwek ini adalah sensasi yang luar biasa. Rawon adalah makanan khas Pasuruan, disini Anda akan menikmati citarasa rawon yang berbeda dari tempat-tempat lainnya. Rawon Pasuruan juga disajikan dengan lauk Sate Komo, sambal taoge dan kerupuk udang. Daerah yang terkenal akan rawonnya berada di Kecamatan Nguling Pasuruan, Salah satu usaha kuliner yang dirintis sebelum jaman kemerdekaan ini, oleh pengusaha setempat, kini mulai merambah ke berbagai kota. Brand Rawon Nguling sendiri sekarang sudah tidak asing lagi dikalangan pecinta dan penikmat kuliner.

Kupang Kraton, begitulah orang-orang menyebutnya, mungkin karena tempatnya yang berada di daerah Kraton Pasuruan. Kupang merupakan hewan laut yang banyak ditemui didaerah pesisir, bentuknya kecil ukurannya kurang lebih 5 milimeter. Selintas Kupang Kraton ini sama dengan yang dijual di Surabaya dan Sidoarjo,  yang membedakan yaitu pada jenis petisnya, terbuat dari bahan dasar kupang diolah dengan gula merah. Kupang Kraton biasanya disajikan lengkap dengan suguhan khas pendamping lainnya, mulai sate kerang, tahu goreng, lentho dan botok kupang, yang rasanya sangat khas dan berbeda dengan tempat lainnya.

Bipang Pasuruan cap jangkar sudah terkenal lebih dari setengah abad yang lalu. Bipang merupakan jajanan terbuat dari beras yang dipanaskan dengan suhu tinggi sampai mekar, kemudian dicampur dengan gula yang telah dicairkan dan vanili, setelah itu di cetak dan dipotong-potong. Awalnya Bipang Jangkar Pasuruan dibungkus dengan kemasan kertas, seiring perkembangannya, kini kemasan kertas diganti dengan plastik. Karena usianya yang begitu lama Bipang Jangkar dikenal sebagai camilan khas Pasuruan. Pabrik bipang jangkar terletak di bagian utara kota pasuruan dekat jalan menuju pelabuhan Pasuruan.

Kalau Anda melewati daerah Gempol Pasuruan, disini banyak sentra UKM, yang memproduksi dan menjual makanan khas pasuruan seperti Klepon, Cenil dan Lupis. Klepon adalah jajanan yang terbuat dari tepung beras ketan yang didalamnya diisi gula jawa, dan ditaburi parutan kelapa. Cenil mirip seperti klepon tapi terbuat dari tepung tapioka, sedangkan Lupis di Surabaya orang mengenalnya dengan sebutan Klanting. Seiring perkembangan jaman, makanan dan jajanan khas Pasuruan ini justru berkembang begitu pesat.

Leave a Reply