Kenali Karakter dengan Graphology, Hipnosis dan Hipnoterapi

Hipnosis dan hipnoterapi bagi sebagian orang barangkali masih terdengar asing. Namun demikian, Hipnosis dan hipnoterapi dari hari ke hari kian banyak “penggemarnya”. Bahkan, tak hanya orang dewasa yang menjalani terapi tersebut untuk membantu penyembuhan berbagai penyakit, tetapi juga anak-anak yang mempunyai kesulitan belajar.
Menurut Indrata B Kresna, hipnoterapis dari Ind’ra Clinic Hipnoterapi, kunci hipnoterapi bagi yang menjalani terapi adalah open mind dan hearth. Semua harus terbuka, sehingga permasalahan yang dihadapi bisa terpecahkan. Hipnoterapi bermanfaat untuk menghilangkan trauma, fobia, stress, rasa kurang percaya, meningkatkan daya ingat, kecanduan rokok atau alkohol, mengatasi kegagalan dimasa lalu, dan segala macam masalah dan isu yang bersifat psikis.
Pada dasarnya, hipnoterapi sama sekali tidak berbahaya dan tidak memiliki risiko atau efek samping, selama dilakukan oleh seorang hipnoterapis (ahli hipnoterapi) yang benar-benar menguasai keilmuan hipnoterapi. Karena dalam melakukan hipnoterapi harus menggunakan proses dan prosedur yang benar.
Hipnosis (bukan) Hanya Tidur
Banyak orang mengenal kondisi hypnosis adalah kondisi dimana seseorang dibuat tidur dan tidak berdaya sehingga dapat dimanipulasi atau dikendalikan. Sebenarnya, kondisi hypnosis lebih dari itu.
Menurut Departemen Pendidikan Amerika, hypnosis adalah penembusan faktor kritis dan diterimanya suatu pemikiran atau sugesti tertentu. Dalam pengertian ini, tidak ada sama sekali dijelaskan tentang kondisi tidur atau setengah tidur.
Graphology dalam Pengertian Hipnosis
Graphology adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang tulisan tangan manusia, di mana tulisan seseorang bisa menunjukkan karakter, bagaimana seseorang ingin di pandang, kepercayaan dan keyakinan seseorang akan sesuatu dan “mental blok” orang tersebut. Karena saat menulis, penulis secara tidak sadar menggunakan pikiran bawah sadarnya.
Menurut Denny Wijaya ahli graphology, bahwa pada saat seseorang menulis tentang sesuatu, maka penulis fokus pada kejadian tersebut. Pada saat itu juga terlibat suatu muatan emosi akan hal yang ditulis tersebut. Inilah terjadinya kondisi hypnosis pada saat menulis.
Pada saat seseorang menuliskan pengalamannya akan uang dan sukses, maka melalui tulisan tersebut, dapat diketahui kepercayaan dan mental blok penulis akan uang dan kesuksesan.
Pada saat melihat tulisan tangan, yang diperhatikan bukan isi tulisan, tetapi bentuk tulisan itu, marginnya, tebal tipisnya, tekanannya, dan lainnya.Graphology
Dengan mengetahui teknik membaca tulisan tangan, kita dapat mengetahui dengan lebih dini, sifat seseorang, bahkan tanpa perlu bertemu dengan orang tersebut. Bagi orang tua, hanya dengan membaca tulisan anak-anaknya di buku, sudah bisa mengetahui keadaan anaknya tersebut. Begitu pula pada saat ingin merekrut seseorang, hanya dengan melihat tulisan tangannya saja, sudah bisa diketahui sifat dan karakteristik pelamar. Atau hanya melihat tanda tangan calon pelanggan atau rekan bisnis anda, anda sudah dapat mengetahui, apakah calon pelanggan anda adalah orang yang bisa dipercaya atau tidak, berkarakter penipu atau jujur, atau bisa juga untuk mengetahui calon pasangan hidup anda.

Leave a Reply